Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
[Unpad.ac.id, 10/02/2012] Fakultas Teknik Geologi (FTG) Unpad melakukan kerja sama dengan PT. Mikromine Indonesia Perdana (Micromine). Hubungan kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Piagam Kerjasama yang dilakukan Dekan FTG Unpad, Dr. Hendarmawan, Ir., M.Sc dan Regional Manajer PT.Mikromine Perdana, Myke Jones. Dengan adanya kerjasama ini, FTG Unpad mendapatkan 5 lisensi jaringan perangkat lunak (software) micromine senilai US$ 250,000 atau Rp 2.275 Miliar.
Dekan FTG Unpad, Dr. Hendarmawan, Ir., M.Sc (kanan) dan Regional Manajer PT. Mikromine Perdana, Myke Jones (Foto: Tedi Yusup)
Selain memberikan lisensi jaringan perangkat lunak, micromine juga akan memberikan pelatihan kepada staf pengajar Unpad dalam hal penggunaan perangkat lunak tersebut. Instalasi software senilai 2 miliar tersebut baru akan dilakukan pekan depan yang dilanjutkan dengan pelatihan kepada sejumlah dosen dan instruktur. “Direncanakan dalam 3 minggu kedepan, software micromine sudah dapat digunakan para dosen dan mahasiswa,” jelas Myke.
Acara penandatanganan kemudian MoU dilanjutkan dengan peninjauan ke Laboratorium Petrologi & Mineral FTG Unpad. FTG Unpad telah menyediakan sejumlah hardware yang nanti akan digunakan untuk melakukan instalasi.
“Untuk hardware, FTG Unpad sendiri yang menyediakan. Jadi, jika sebelumnya kita sudah memiliki software dalam bidang perminyakan, kini kita juga punya untuk pertambangan dan eksplorasi,” kata Dekan FTG Unpad Dr. Hendarmawan, Ir., M.Sc yang juga didampingi Pembantu Dekan II Yuyun Yuniardi, ST.,MT, dan Pembantu Dekan III Dr. Ir. Ildrem Syafri, DEA.
“Selain itu, Research & Development (R&D) kami juga sangat kuat. Dalam 1 tahun, bisa 3 sampai 4 kali upgrade. 3-4 versi bisa keluar dalam 1 tahun. Dimana pengembangannya juga bergantung dari customer,” jelas Danang.
Danang melanjutkan, Mikromine yang diberikan kepada FTG Unpad sendiri dibagi kedalam dua modul, yaitu bagian eksplorasi dan mining. “Karena selama ini untuk software geologi belum ada yang lokal, jadi sedikit banyak kita ingin membangun bahwa kita juga bisa membuat software,” tambah Danang.
Ditemui disela-sela peninjauan, Dekan FTG juga menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan salah satu usaha dari mikromine terlibat dalam dunia pendidikan. “Kebetulan FTG sedang meningkatkan kompetensi para lulusannya. Untuk fakultas, harga ini berat. 2,275 miliar,” kata Hendarmawan. Dengan tersedianya software tersebut, ia juga berharap para mahasiswa FTG dapat terus meningkatkan kompetensi dan para lulusannya dapat terus bersaing.
Laporan oleh: Lydia Okva Anjelia
Copy From :http://www.unpad.ac.id/archives/51577
Tidak ada komentar:
Posting Komentar